Alhamdulillah,
alhamdulillah, alhamdulillah ya Allah. Hanya itu yang bisa aku ucapkan atas
limpahan karunia yang telah Engkau berikan untukku.Bagaimana tidak aku
bersyukur, semua yang aku inginkan telah aku dapatkan, aku dapatkan diwaktu
yang tepat, indah diwaktunya.
Sewaktu
SDN, sekitar kelas tiga aku pernah terlontar ucap dihadapan teman-temanku kalau
aku mau jadi guru, ya saat itu aku memiliki guru-guru muda yang sangat menarik
perhatianku, ada bu Yuyun, bu Iceu , bu Nonoy, bu Kiki dan bu Cucu, menurutku
mereka keren, bergaya, tajir, cantik, dan punya pekerjaan yang terhormat. Lepas
dari kelas tiga aku mulai berganti-ganti cita-cita, mau jadi pramugari biar
bisa jalan-jalan gratis, mau jadi insinyur pertanian biar bisa lihat-lihat
pemandangan pedesaan yang indah, mau jadi artis biar jadi kaya dan terkenal dan
pingin jadi orang penting yang dihormat-hormat, ya pokoknya siapa yang aku
lihat di TV dan aku suka langsung aku mau jadi seperti, biasalah anak-anak. Tahun
1993 aku lulus SMAN jurusan A2 dengan NEM 41,18 untuk 7 mapel dengan nilai di atas 7
untuk semua bahasa, yang bikin aku
bahagia nilai ini melebihi anak yang selama ini jadi juara umum….yeeeee, sorry ya
friend saat itu aku lihat dikau sedih sekali. Selepas EBTANAS aku ikutan UMPTN,
karena ini pengalaman baru aku semangat sekali, aku ambil formulir IPS karena
pengen masuk ke Jurusan Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris yang aku rasa
kemampuanku mumpuni di sana, malam sebelum pengisian formulir di gedung UNPAD
kakakku yang paling berpengaruh nyaranin supaya milih akuntansi UNPAD biar bisa
jadi wanita karir yang sukses jangan jadi guru, aku terbujuk, detik terakhir
aku pilih akuntansi sama pilihan satu lagi yang aku lupa, psykologi kalo ga
salah atau managemen ya ah lupa, dan hasilnya gagal, aku sedih, tapi kakakku.
yang udah pengaruhi aku, malah bilang aku ternyata anak yang bodoh, karena ga
bisa tembus UMPTN, ya Allah…jahat amit.
Selain
UMPTN sebenarnya aku juga ikutan tes di Akademi Farmasi, tapi gagal juga,
akhirnya satu tahun aku nganggur,
Ketika
tahun1999 aku lulus dari Jurusan Sejarah IPK ku 2,76 dengan predikat Sangat
Memuaskan, tentang IPK ini ada cerita lucu, ceritanya pada dua semester akhir aku
ambil remidial class untuk beberapa mata kuliah yang aku rasa bisa aku perbaiki
dan aku selalu berdoa dalam setiap sholatku supaya aku dapat predikat sangat
memuaskan biar di buku tahunan aku bisa bangga diri dan ternyata Allah
mengabulkan doa dan usahaku, IPK ku hanya terpaut satu angka dari predikat
memuaskan…amazing.
Kemudian, aku jadi
tenaga honorer di sebuah SMPN yang baru berdiri, dengan gaji Rp 30.000 untuk 20
jam waktu ngajar, kerjanya dua hari dari pagi sampai sore, aku juga ngahonor di
SMK bidang otomotif dan listrik, dengan gaji Rp 90.000 untuk 10 jam waktu
ngajar kerjanya dua hari siang saja, terakhir ngahonor di SMP Swasta, dengan
gaji Rp 30.000 untuk 12 jam waktu ngajar Sejarah dan PMP kerjanya dua hari pagi saja, dari ketiga
sekolah tersebut penghasilan pertamaku dalam sebulan Rp 150.000 brutto. Aku
senaaaaang sekali karena selepas kuliah aku tidak nganggur, itupun sesuai doaku
dalam sholat,”ya Allah paparin abdi padamelan anu halal, abdi alim nganggur”,
dan Allah mengabulkan doa dan strategiku, aku melamar pekerjaan sebelum sidang
akhir, bulan juni aku cari-cari loker dan bulan Juli aku sidang akhir….amazing.


